Setelah sekian lama terbenam, buletin Afkar akhirnya terbit kembali di tengah lesunya geliat intelektual Masisir saat ini. Kelesuan ini ditandai dengan minimnya karya tulis ilmiah yang dihasilkan Masisir. Lantas, apakah buletin ini dapat memacu kembali geliat intelektual Masisir?
